- Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi di Wilayah Sulawesi Selatan
- Polda Sulsel Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme
- Perkuat Keamanan Wilayah, Polsek Baebunta Intensifkan Patroli Dialogis di Titik Keramaian
- Polantas Humanis Hadir di Tengah Masyarakat, Satlantas Polres Luwu Utara Intensifkan Edukasi Kamseltibcar
- Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan, Kapolda Sulsel Gelar Shalat Idul Adha 1447 H dan Halal Bihalal di Mapolda*
- Polantas Presisi Hadir di Tengah Masyarakat, Satlantas Polres Luwu Utara Gencar Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas
- Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026, Kapolda Sulsel Dorong Ketahanan Pangan Nasional di Pangkep
- Kapolsek Baebunta Bersama Warga Bersihkan Masjid Terdampak Banjir, Wujud Kepedulian Polri di Tengah Musibah
- Bhabinkamtibmas Polsek Baebunta Pantau Banjir Akibat Luapan Sungai Rongkong di Baebunta Selatan
- Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda Sulsel Tahap I TA 2026, Kapolda Tekankan Perbaikan dan Akuntabilitas Kinerja
Bhabinkamtibmas Polsek Baebunta Pantau Banjir Akibat Luapan Sungai Rongkong di Baebunta Selatan
Bhabinkamtibmas Polsek Baebunta Pantau Banjir Akibat Luapan Sungai Rongkong di Baebunta Selatan

Luwu Utara, Sulawesi Selatan — Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Sungai Rongkong menyebabkan debit udara meningkat dan mengakibatkan banjir di Desa Beringin Jaya (Lara 1), Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Kamis (14/5/2026).
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Beringin Jaya Polsek Baebunta, Bripka Sukardi, turun langsung menggabungkan situasi wilayah binaannya yang terdampak luapan air sungai serta jebolnya tanggul akibat derasnya arus udara.
Dari hasil pemantauan di lapangan, ketinggian udara di sejumlah titik bervariasi mulai dari ketinggian hingga paha orang dewasa dan merendam berbagai fasilitas umum maupun organisasi warga.
Beberapa lokasi yang terdampak banjir di antaranya Pondok Pesantren, masjid, mushalla, sekolah, kantor desa, lapangan sepak bola, lapangan futsal, organisasi warga hingga lahan pertanian masyarakat.
Berdasarkan data sementara, sekitar 50 Kepala Keluarga (KK) yang berada di bagian barat aliran Sungai Rongkong terdampak banjir. Meski demikian, warga hingga kini masih bertahan di rumah masing-masing maupun di rumah kerabat terdekat sambil tetap mengikuti perkembangan debit air.
Bripka Sukardi mengatakan terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada apabila curah hujan di wilayah hulu kembali meningkat yang berpotensi menyebabkan debit air naik kembali.
“Kami terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan mengingatkan warga agar tetap siaga, terutama masyarakat yang berada di bantaran sungai,” ujarnya.
Kapolsek Baebunta IPDA Jumain menyampaikan bahwa personel kepolisian bersama aparat desa terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga kondisi tanggul yang jebol akibat derasnya arus Sungai Rongkong.
Sementara itu, Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha Pamungkas, SIK, MH, menegaskan bahwa jajaran Polres Luwu Utara telah mengidentifikasi seluruh personel di wilayah rawan bencana untuk aktif melakukan pemantauan dan langkah cepat dalam membantu masyarakat.
“Kehadiran personel di tengah masyarakat saat situasi bencana merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian Polri untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman serta mendapatkan penanganan yang cepat,” tegasnya.










